Pengertian Jin, Iblis dan Setan [Harus Baca]

shares

Al-Ishlah │ Kata Jin berasal dari bahasa Arab artinya menutupi atau merahasiakan, yang dimaksudkan adalah bahwa jin tertutup dari panca indra. Jin adalah makhluk halus yang tidak dapat dilihat, ia diciptakan dari api. Jin dibedakan menjadi dua yaitu :

a. Jin Kafir, yaitu jin yang membangkang terhadap perintah Allah Swt. Para Ahli Tafsir berpendapat bahwa jin ka??r adalah jin yang tidak memurnikan ke-Esaan Allah. Sehingga
dalam keka??ran jin itu ada yang bermacam-macam yaitu ada yang Yahudi, Nasrani, Majusi, penyembah berhala dan lain-lain.

b. Jin Muslim, yaitu jin yang mengakui tentang ke-Esaan Allah Swt, Jin Islam setelah mendengar ayat-ayat Al-Quran mereka langsung mengatakan bahwa al-Quran itu menakjubkan dan dapat memberikan petunjuk ke jalan yang benar. Allah berfirman dalam QS. al-Jin [72]:1-3 tentang jin mukmin:



“Katakanlah (hai Muhammad):”Telah diwahyukan kepadaku bahwasannya: sekumpulan jin telah mendengarkan (Al-Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Quran yang menakjubkan, (1) (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Rabb kami, (2) dan bahwasannya Maha Tinggi kebesaran Rabb kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak. (3)." (QS. al-Jin [72]:1-3)

Adapun kata ‘Iblis’ berasal dari bahasa Arab, yaitu “Iblas”artinya putus asa (dari rahmat atau kasih sayang Allah). Sedangkan kata Setan berasal dari bahasa arab, yaitu “Syaidina” yang artinya jauh. Maksudnya adalah setan itu sangat jauh dari kebaikan dan sangat dekat dari keburukan atau kejahatan.

Iblis dan setan adalah makhluk halus dari golongan jin. Makhluk ini diciptakan Allah dari api. Kerjanya merangsang keinginan nafsu rendah manusia. Iblis adalah makhluk yang pertama kali mengingkari perintah Allah. Setan identik dengan iblis.

Dengan menyandang nama “Setan”, dan tidak hanya membangkang terhadap perintah Allah sebagaimana yang dilakukan iblis, tetapi juga menggoda manusia. Iblis sudah ada sebelum Nabi Adam diciptakan dan hidup dalam kalangan malaikat. Iblis tidak hanya mengingkari perintah Allah dan tidak mau menghormati Adam, tetapi juga berusaha menggoda Adam dan Hawa memakan buah terlarang tersebut, sehingga menurunkannya dari surga menuju dunia (bumi).

Related Posts

0 komentar: