Topik 15: Kalimat Berita Negatif

shares

Bismillahirrahmanirrahim

Kita telah melihat pada ayat 1 s/d 5 surat Al-Baqorah, banyak sekali kalimat berita disitu. Maksud kalimat berita adalah kalimat yang memberitakan sesuatu. Loh berarti ada jenis kalimat lain? Ada... Ada... Yaitu Kalimat Perintah, dan Kalimat Bertanya.

Topik kemaren kita sudah membahas topik kalimat bertanya bukan? Ingat closed-ended question pakai أ-aa (apakah), atau هل-hal (apakah), dan ingat open-ended question yaitu ما-maa (apakah), atau من-man (siapakan), atau متى-mataa (kapan), atau أين-aina (dimanakah), dll.

Kalimat berita contohnya:
Engkau sedang mengingatkan mereka: أنت تنذرهم-anta tundziru hum

Kalau saya ingin memberitakan bahwa: Engkau sedang tidak mengingatkan mereka, maka saya akan berkata:
أنت لم تنذرهم-anta lam tundzir hum

Perhatikan disini bahwa kita memakai لم-lam untuk me-negatif-kan suatu kalimat berita. Kata lam ini hanya dipakai untuk KKS (Kata Kerja Sedang).

Ada bentuk lain yaitu pakai Laa لا
أنت لا تنذرهم-anta laa tundziru hum

Kedua bentuk tsb artinya sama: yaitu engkau sedang tidak mengingatkan mereka. Lalu apa bedanya?

Nah disini, perhatikan ya... penting nih soalnya Anda akan banyak temui dalam AQ. Point2xnya:

1. Jika pakai lam لم, maka kata kerja sedang setelah lam tsb huruf terakhirnya disukunkan (dimatikan). Jadi yang betul:
لم تنذرْ-lam tundzir
2. Jika pakai laa لا, maka kata kerja setelahnya berbentuk KKS biasa. Bentuk diatas menjadi:
لا تنذرُِ-laa tundziru

Sebagai latihan, terjemahkan ayat 6 surat Al-Baqorah. Insya Allah kita lanjutkan minggu depan.

Related Posts

0 komentar: